Pages

Minggu, 09 Oktober 2011

aku tak sebahagia yang aku pikirkan


Aku tidak sebahagia yang aku pikirkan. Iyaa itu yang ada dalam benakku saat ini. Dulu aku tak begini, tak pernah membuang air mataku dengan sia-sia. Menangis hanya karena seorang laki-laki yang sangat aku sayangi. Mungkin masalahku ini bisa dianggap sepele dan mungkin diluar sana ada puluhan bahkan ratusan orang yang menanggung masalah yang jauh lebih berat. aku hanya kecewa dengannya Tuhan.
Saat mengeluarkan air mata, disisi lain hatiku merasa senang. Karena apa? Karena ternyata aku masih punya perasaan. Perasaan senang, susah dan sedih. Iya aku punya. Ternyata perasaanku masih berfungsi dengan bagus. Tatkala ada perkataan yang kurang enak dan terlampau sakit aku bisa menangis seperti saat ini. Sesak, tersedu-sedu, marah itu gambaranku saat ini.
Malam ini aku hanya bisa berdoa kepada Sang Kuasa..
Tuhan, hentikanlah rasa sakit yang menyayat hati ini hilang ketika aku membuka mata diapagi hari nanti…
Sembuhkanlah rasa sakit yang datang pada setiap orang yang merasakannya malam ini…
Kuatkanlah kami, dan yakinilah kepada kami, jika rasa sakit ini adalah untuk menemput sebuah kebahagiaan yang luar biasa..
Berikanlah kami kesabaran…
….dan doa yang tak pernah lupa kupanjatkan adalah berikanlah abang tempat yang paling enak disana…
…..dan Pulihkanlah Ayahandaku dari sakit dan senantiasa diberi berkah dan umur panjang untuk ayah, ibu, dan adikku…
Ijinkanlah hambamu membahagiakan mereka…
…………………..amien
 


1 komentar: